Minggu, 31 Januari 2016

Download Harvest Moon Back to Nature

Halo Sobat Blogger, ketemu lagi nih hehehehe. kali ini saya akan memposting buat agan-agan pecinta game. kalian pasti tahu donk game yang satu ini.Buat yang punya Play Station mungkin game ini sudah tidak asing lagi bagi kalian karena memang ini game PS tepatnya sih game PS 1. Sebenarnya saya dulu Tidak terlalu suka Dengan game ini sebelum bermain game ini, tetapi semuanya berubah setelah saya bermain game ini dan ternyata gamenya seru juga loh.
Game Harvest Moon Back to Nature adalah sebuah game simulasi kehidupan manusia di sebuah desa terpencil. Dimana karakter yang kita mainkan Misal kita beri nama Daniel. Si Daniel adalah seorang pemuda yang asalnya dari kota dan pergi ke kampung dimana tempat kakeknya dulu bekerja sebagai seorang petani yang sukses dan dihormati oleh seluruh penduduk kampung. Dan tujuan si Daniel  kekampung adalah untuk melanjutkan perjuangan kakeknya yaitu mengurrus ladang dan beternak.

Screenshoot





Nah untuk agan yang sudah gak sabar untuk memliki game ini langsung aja download dibawah ini :

Versi Indonesia :

password : hmbtn.gnh

Versi English :

password : hmbtn.gnh



Untuk emulatornya bisa langsung mendownloadnya di bawah ini


password : ikwanantygalau3

selamat mencoba dan menikmatinya.....





Download ePSXe 1.90 Full Bios

EPSXe 1.9.0 Full Bios

EPSXe adalah emulator untuk bermain game PS1 di PC. itu dan emulator terbaik dikenal baik untuk menjalankan PSX game pada PC kamu yang memiliki kompatibilitas yang besar dan mampu memainkan banyak PSX game. kami sarankan untuk menggunakan emulator ini sebagai emulator PS1 utama kamu.
Kami telah mencantumkan BIOS Lengkap dan Plugin di dalamnya. arsip ini dilengkapi dengan semua BIOS dan Plugin sehingga Anda tidak perlu mencari dan men-download file-file tambahan secara individual lagi. Menghemat waktu berharga kamu!

Bagaimana cara menggunakan ePSXe untuk menjalankan Game?
  • Download versi terbaru dari ePSXe (1.9.0) dengan BIOS dan Plugins
  • Download PSX Permainan favorit kamu
  • Ekstrak ePSXe dari arsip Winrar
  • Ekstrak download game PSX kamu, jika file dalam format ECM. Anda harus ekstrak lagi menggunakan unecm.exe untuk mendapatkan file ISO (IMG / BIN).
  • Buka ePSXe. Untuk pertama kalinya run, panduan wizard akan membantu Anda untuk setup. cukup ikuti petunjuk
  • jalankan Permainan kamu. Berkas ------> Run ISO 

EPSXe 1.90 Update:
  • Perbaikan untuk inti dan cd rom decoder
  • Plugin SPU internal telah diperbarui.
  • Dukungan untuk lebih banyak jenis kode gameshark

Persyaratan sistem :
  • Processor: Pentium 200 MHz, disarankan Pentium 3 pada 1 GHz
  • RAM: 256 MB RAM, 512 MB RAM direkomendasikan
  • Video card: kartu video mampu 3D dengan dukungan untuk OpenGL, DirectX, atau Glide
  • Sistem operasi: Windows atau Linux
  • CD-ROM: 16x atau lebih cepat (opsional)
langsung download dibawah
ePSXe 1.9.0 Full Bios dan Plugins


selamat mencoba ya sobat.....




CARA MENDAPATKAN DOLLAR DI WHAFF REWARD

Hai guys, apakah anda memiliki smartphone android ? jika iya berarti anda juga bisa mendapatkan dollar dari aplikasi android “WHAFF reward”.

bagaimana cara kerja aplikasi WHAFF Reward ?

WHAFF reward akan memberikan dollar pada pengguna smartphone android yang menginstal aplikasi dari google playstore melalui aplikasi Whaff reward jadi bagi anda yang hoby download aplikasi dari google playstore kini akan dibayar dengan dollar berkisar 0,1 – 0,80 $ per aplikasi yang anda unduh, sangat menguntungkan bukan ? sudah dapat aplikasi nya dapat lagi dollar nya, dollar yang anda kumpulkan apabila mencapai 10,5paypal” anda atau melalui facebook gift card, amazon gift card (bagi anda yang ingin berbelanja) google play gift card (bagi anda yang ingin berbelaja aplikasi berbayar) xbox live gift card, playstation play gift card dan metode lainnya. penarikan akan diproses 3×24 jam kerja.

bagaimana cara menginstal aplikasi WHAFF Reward ini ?

pertama-tama anda download aplikasinya di  ( Playstore ) kemudian anda instal dan login menggunakan akun facebook anda, kemudian anda akan diminta memasukkan kode ini AN83629 untuk mendapatkan langsung saldo pertama anda sebesar 0,30$ atau jika mengikuti kurs Dollar saat ini sekitar Rp 4.200 setelah itu anda dapat langsung memilih menu “premium picks” “whaff picks” dan lucky picks” untuk mendownload aplikasi yang tersedia dimana setiap anda mendownload aplikasinya akan dibayar dengan dollar.

apakah aplikasi yang sudah didownload bisa di uninstall ?

anda bisa uninstall aplikasi yang telah anda download untuk mengurangi penggunaan memory Ram smartphone anda. tapi jika anda tidak uninstall lebih baik lagi karena anda akan mendapatkan reward 0,01$ tiap aplikasi yang tidak anda uninstall (saran uninstall setelah 3 hari ketika pertama didownload)
jadi tunggu apalagi ini kesempatan bagi anda mendapatkan uang tambahan hanya dengan menambah kegunaan smartphone anda, lumayan kan kita bisa dapat 3 – 10$ per hari. memang terlihat sedikit, tapi jika diakumulasikan selama sebulan, kan lumayan juga.
untuk mendownload bisa langsung ke google  ( Playstore )  kemudian masukkan kode pin AN83629 untuk mendapatkan saldo pertama anda.

Nih contoh bukti pembayaran dari WHAFF REWARD
NB : JANGAN LUPA MEMASUKKAN INVITE CODE MENGGUNAKAN AN83629 

Minggu, 24 Januari 2016

TRANSPORTATION ENGINEERING

Transportation Engineering
ž          Transportation engineering  is the aplication of technologi and scientific principles to the planning functional design operation and management of facilities for any mode of transportation in order to provide for the safe efficiend, rapid, comfortable, convenient, economical and environmentally compatible movement of people and goods(transport).
ž          civil engineering and of industrial engineering
Transportation engineering is a major component and mechanical engineering disciplines, according to specialisation of academic courses and main competences of the infolved territory the importance of transportation engineering within the civil and industrial engineering profession ca be judged by the number of divisions in ASCE (American Society of Civil Engineers) That are directly related to transportation.
There are six such divisions (Aerospace ; Air transportation ; Highway ; pipeline ; Waterway ; Port  ; coastal and ocean , and Urban transportation )representing one – third of the total 18 technical divisions within  the ASCE 1987.
§           Air transportation
One 16 april 1867 two American recorded as the inventor of the air plane because they managed to build the first aircraft in fly.
v  Building sentences with 5W 1HWhat is transportation engineering?
Answer : transportation egineering is the application of technology and scientific to the planning fungtional design.
v  Who can judge the civil and industrial engineering proffesion design?
Answer : the importance transportation engineering within the civil and industrial engineering can be judged by the number of divisions  in ASCE (american society of civil engineers)
v  Where do people use the facilities of industrial engineering design?
Answer : Aerospace, air transportation , highway, pipeline, waterway, port coastal and ocean, and urban transportation
v  When was the first time the air transportation engineering used?
Answer : on 16 april 1867
v  Why do the transportation engineering manage the  faciliter of transportation?
Answer : to facilitate  efficient human activities  in order to be safe and comfortable
v   How do people and goods move on the facilites transportation engineering design which have been planed and manage well?
Answer : in order to secure a confortable , movement , economically , efficient and compatible


q  VERBAL SENTENCES Simple presen tense :
Active   : transportation engineering facilitiesprovidefor the safe, comfortable ect.
                                   S                                  verb 1                    O
Passive : the safe, comfortable ect are providedby transportation engineering facilities.
                                   S                         verb 3                             O
q  Simple past tense :
Active   : the number of divisions in ASCE relatedto transportation directly.
                                   S                             verb 2                          O
Paasive : transportation isrelateddirectly by the number of divisions in ASCE
                    S + to be        verb 3                             O
q  Present tense
Active : the number of divisions in ASCE canjudgethe civil and industrial engineering
                                        S                             verb 1                           O
profession.   
Passive : the civil and industrial engineering professioncan be judgedby the number of
                                          S                                          modal+verb 3                O
 divisions in ASCE
q  Past tense
Active  : more sophisticated forecastingincludedother aspects
                                           S                 verb 2             O
Passive : other aspects were includedby more sopisticated forecasting
                          S            to b + verb 3                          O

NOMINAL SENTENCES
q  Present tense :
Transportation engineering is the aplication of technology and scientific
             S + to be                                                 Adverb
principles.
q   present tense
Therearesix such divisions in ASCE.
 determine           to be                         Adverb
q  Past tense
The planning functioned design wasfacilities for any mode of transportation.
                         S                        to be                                Adverb          


Minggu, 22 November 2015

BERCAKAP-CAKAP SECARA SOPAN DENGAN MITRA BICARA DALAM KONTEKS BEKERJA

A.  Pilihan Kata atau Ungkapan untuk Memulai Percakapan
Proses penyampaian bahasa indonesia dalam berkomunikasi secara lisan dapat dilakukan dalam dua cara, yaitu secara langsung dan tidak langsung. Secara langsung maksudnya berhadapan atau bertatap muka dengan mitra bicara dan tidak langsung ialah dengan menggunakan sarana seperti telepon atau media komunikasi lainnya. Apapun caranya, yang jelas setiap proses komunikasi dilakukan dengan tujuan agar pesan yang disampaikan dapat dipahami oleh kedua pihak sehingga terjadi hasil yang efektif dan memuaskan.
Agar dapat terjadi hubungan komunikasi timbal balik yang sesuai dengan tujuan komunikasi, segala hal yang berkaitan dengan proses komunikasi harus diperhatikan. Unsur utama dalam komunikasi adalah bagaimana seseorang dapat menggunakan bahasa yang baik dan tepat. Selain itu, perlu dipertimbangkan pula aspek situasi, waktu, tempat, dan hubungan pembicara mitra atau kawan bicarannya, misalnya, saat membuka percakapan, saat menyampaikan pesan, dan ketika akan menutup pembicaraan. Hal ini biasanya mempengaruhi pilihan kata dan ungkapan yang digunakan dalam percakapan. Untuk memulai percakapan dalam situasi formal biasanya menggunakan ungkapan sebagai berikut.
1.      Selamat pagi.
2.      Selamat siang.
3.      Selamat malam
Atau ucapan pembuka dengan sapaan :
1.      Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu serta hadirin .... selamat malam
2.      Para tamu undangan yang kami muliakan.
3.      Assalamu’alaikum, Saudara-saudaraku.....
Ungkapan pembuka lewat telepon dalam ragam formal :
1.      Assalamu’alaikum.....
2.      Selamat pagi. Bisa bicara dengan .... saya dari ....
3.      Selamat sore, ada yang bisa bantu?
Ungkapan atau salam pembuka pada percakapan di telepon dalam situasi nonformal :
1.      Halo, gimana kabarnya?
2.      Halo, Rahmatnya ada?
3.      Halo, ada Wiwit, Bu?
B.   Salam dan Ungkapan dalam Mengakhiri Percakapan
Ketika akan mengakhiri percakapan biasanya seseorang akan menegaskan kembali hal-hal pokok yang berkaitan dengan materipembicaraan yang dianggap penting untuk diingat atau dilakukan kepada kawan bicaranya. Selanjutnya baru menyampaikan ucapan penutup pembicaraan. Saat akan mengakhiri percakapan, biasanya pembicaramengucapkan hal-hal seperti di bawah ini.
1)     Menegaskan kembali yang hal penting dari apa yang telah dibicarakan agar tetap diingat atau tak lupa untuk dilakukan
Dalam situasi formal
Contoh :
1.      Baiklah, jangan lupa datang di acara wisudaku.
2.      Baiklah pemirsa dirumah, jika ada saran dan kritik, kirimkan ke ....
3.      Jadi, jangan sampai lupa rencana kita.
Dalam situasi nonformal
Contoh :
1.      Oke, jangan lupa besok ketemu ....
2.      Udah dulu, ya, pokoknya besok ....
3.      Oke, jadi, kan besok?
2)     Mengucapkan terima kasih.
Dalam situasai formal
Contoh :
1.      Atas perhatian Bapak dan Ibu sekalian, kami mengucapkan terima kasih.
2.      Terima kasih atas waktu dan kesempatannya.
3.      Terima atas kesediaan waktunya.
Dalam situasi nonformal
Contoh :
a.       Makasih banyak !
b.       Makasih, ya !
c.       Trims, yuk !
3)     Permintaan maaf
Dalam situasi formal
Contoh :
1.      Kami mohon maaf jika ada pelayanan yang tak berkenan.
2.      Mohon maaf jika ada kata-kata yang tak pantas.
3.      Sebelumnya kami mohon maaf bila tak berkenan ....
Dalam situasi nonformal
Contoh :
1.      Maaf, ya, kalau ada salah ucap.
2.      Maafin ya, kalau ada salah kata.
3.      Maaf, ya !
4)     Ungkapan perpisahan serta harapan
Dalam situasi formal
Contoh :
1.      Selamat jalan semoga sampai tujuan.
2.      Semoga berhasil, sampai jumpa.
3.      Selamat berpisah, semoga kita bertemu lagi.
Ucapan perpisahan nonformal
Contoh :
1.      Dada ....
2.      Bye ....
3.      Goodbye ....
4.      Sampai nanti, ya ....
5)     Menutup percakapan dengan salam penutup. Salam penutup biasanya disesuaikan dengan salam pembuka atau berdasarkan waktu.
Dalam situasi formal
Contoh :
1.      Assalmu’alaikum.
2.      Selamat malam.
3.      Selamat siang.
Salam penutup dalam situasi nonformal
Contoh :
1.      Met malam !
2.      Malam !
3.      Assalamu’alaikum.
C.  Penerapan Pola gilir dalam Percakapan secara Aktif
Dalam percakapan terkadang terjadi pola satu arah diakibatkan oleh seseorang mendominasi pembicaraan. Agar percakapan dapat berlangsung dengan merata dalam arti setiap orang yang terlibat percakapan mendapat giliran yang sama dalam berbicara, dapat diterapkan sistem pola gilir. Penerapan pola gilir dapat dilakukan dengan cara melemparkan pertanyaan. Apalagi jika anda moderator atau pemimpin dalam diskusi, anda bisa meminta anggota lainnya memberikan pendapat, gagasan, atau penilaian.
Di bawah ini beberapa contoh ungkapannya.
1.      Bagaimana menurut pendapat anda?
2.      Mungkin diantara kalian ada yang berpendapat lain?
3.      Menurut pandanganmu gimana?
4.      Adakah yang memiliki pendapat lain?
D.  Mengalihkan Topik Pembicaraan secara Halus
Dalam suatu percakapan baik formal, semi formal, maupun nonforma, pengalihan pembicaraan ke topik lain bisa terjadi. Hal ini bisa diakibatkan karena adanya keterkaitan antara satu masalah terhadap masalah lainnya atau satu topik terhadap topik lainnya. Dalam suatu pembicaran, pengembangan gagassan atau meluasnya pembicaraan kepada pokok pembicaraan yang lain masih dianggap wajar jika tetap pada pokok persoalan yang sedang dibahas. Proses pengalihan topik pembicaraan bisa disadari dan juga tidak disadari. Jika memang harus dilakukan, pengalihan topik dapat dilakukan secara halus dan santun agar tak mengganggu kenyamanan proses percakapan yang tengah berlangsung. Pengalihan topik dapat dilakukan dengan ungkapan berikut.
1.      Mungkin ada kaitannya dengan ....
2.      Mungkin menyimpang sedikit, tapi ....
3.      Bagaimana menurut anda mengenai faktor lain seperti ....
4.      Maaf, saya dengar Ibu suka juga pada .....
5.      Bagaimana jika kita meninjau sisi lain misalnya ....
Dalam situasi nonformal, pengalihan topik pembicaraan dapat dilakukan dengan menyatakan ungkapan :
1.      Saya dengar Bapak bisa melakukan hal lain, seperti ....
2.      Wah, makin seru kalau kita bicara soal ....
3.      Boleh tau pandangan Ibu tentang ....
Pengalihan topik dalam suatu diskusi bisa saja menyimpang dari pokok persoalan semula. Hal ini tidak boleh dibiarkan. Jika anda moderator, anda harus bisa mengembalikan pembicaraan yang menyimpang tersebut kembali pada topik pembicaraan yang sebenarnya, dengan mengucapkan :
1.      Maaf, agar pertanyaan dipersingkat.
2.      Maaf, pertanyaan langsung kepokok permasalahan.
3.      Pertanyaan agar terfokus pada topik pembicaraan ....
E.   Mengungkapkan Perbedaan Pendapat secara Halus
Perbedaan pendapat diantara pembicara baik pada forum diskusi atau situasi semi formal sudah biasa terjadi. Tidak setiap orang selalu menyetujui pendapat mitra bicaranya. Masing-masing orang memiliki pandangan atau pemikiran sendiri. Tetapi, perbedaan pendapat itu tak boleh menjadi pemicu konflik. Perbedaan pendapat dapat semakin memberi wawasan yang lebih luas tentang suatu pokok permasalahan. Mencari solusinya bisa lebih variatif. Segala unsur yang berbeda dicarikan sudut persamaanya atau disinergikan ntuk mengarah pada satu kesimpulan atau penyelesaian. Menyampaikan pendapat yang berbeda atau menyanggah pendapat orang lain yang berbeda dengan pendapat kita dapat dilakukuan secara halus dengan mempertimbangkan hal-hal berikut.
(1)   Nyatakan permohonan “maaf” dahulu.
(2)   Berikan kesan mendukung gagasan yang akan disanggah sebelum menyertakan                   kekurangannya.
(3)   Ungkapkan kekurangan dengan perkataan yang halus seperti, “kurang” atau “belum”,           bukan kata-kata “tidak”.


BERDISKUSI YANG BERMAKNA DALAM KONTEKS BEKERJA

Pada bab ini,kita akan mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan diskusi :
manfaat diskusi, tugas dan peranan unsur diskusi, cara menyampaikan pendapat, gagasan, sanggahan sesuai topik diskusi dengan tepat dan argumentatif; cara menghargai pendapat orang lain dalam diskusi, serta menyusun simpulan diskusi. Setelah mempelajari materi ini, diharapkan kita dapat memahami proses diskusi dan dapat terlibat aktif dalam diskusi yang meliputi kemampuan menyampaikan pendapat serta alsan yang logis, memberikan sanggahan yang santundan tepat sesuai topik diskusi, dapat menghargai pendapat orang lain, dan dapat menyusun simpulan diskusi dengan tepat.
A.   Diskusi dan Manfaatnya
Untuk mengadakan sebuah diskusi harus dipersiapkan terlebih dahaulu unsur-unsur berikut.
(1)  Unsur manusia, yaitu moderator atau pemimpin diskusi, penyaji/ narasumber /                       pemrasaran/ pembicara, notulis/ sekretaris, dan peserta diskusi jika diskusi tidak dihadiri      pembicara,orang yang bertugas membahas masalah adalah moderator selaku pemimpin      diskusi.
(2)  Unsur materi, seperti topik diskusi atau permasalahan,dan tujuan atau saran.
(3)  Unsur fasilitas, seperti ruangan atau tempat, perlengkapan, misalnya meja, kursi, papan        tulis dan kertas.
Diskusi dapat diartikan dengan kegiatan bertukar pikiran secara lisan. Diskusi biasanya dilakukan karena ada masalah atau persoalan yang perlu dibahas atau dipecahkan. Diskusi secara umum bertujuan untuk mencari solusi atau penyelesaian suatu masalah secara teratur dan terarah. Yang dimaksud teratur dan terarah ialah semua unsur-unsur yang ada di dalam diskusi berfungsi, baik peserta, pembicara, atau moderator menjalankan tugasnya dengan baik, saling bertukar pikiran secara aktif dan santun untuk mencapai kesepakatan atau penyelesaian yang baik. Diskusi yang baik akan membawa manfaat yang baik. Manfaat diskusi ialah :
(1)   Membiasakan sikap saling menghargai
(2)   Menanamkan sikap demokrasi
(3)   Mengembangkan daya berpikir
(4)   Mengembangkan pengetahuan dan pengalaman
(5)   Mewujudkan proses kreatif dan analitis
(6)   Mengembangkan kebebasan pribadi
(7)   Melatih kemampuan bicara
B.    Tugas dan Peranan Unsur Diskusi
Setiap unsur-unsur di dalam diskusi memiliki tugas dan peranannya masing-masing. Agar diskusi bisa berjalan dengan lancar maka setiap unsur diskusi  harus menjalankan tugas dan peranannya tersebut dengan baik. Tugas unsur-unsur diskusi adalah sebagai berikut.
1.    Tugas Moderator/Pemimpin Diskusi
        a.   Menyiapkan pokok masalah yang akan dibicarakan
        b.   Membuka diskusi dan menjelaskan topik diskusi
        c.   Memperkenalkan komponen diskusi terutama pembicara jika ada unsur                                 pembicara/penyaji
        d    Membuat diskusi menjadi hidup atau dinamis
        e.   Mengatur proses penyampaian gagasan atau tanya jawab
        f.    Menyimpulkan diskusi dan membacakan simpulan diskusi
        g.   Menutup diskusi
2.    Tugas Pembicara
       a.   Menyiapkan materi diskusi sesuai topik yang akan dibahas
       b.  Menyajikan atau pembahasan materi atau menyampaikan gagasan-gagasan serta                pandangan yang berkaitan dengan topik diskusi
       c.   Menjawab pertanyaan secara objektif dan argumentatif
       d.   Menjaga agar pertanyaan tetap pada konteks pembicaraan
3.    Tugas dan Peranan Notulis
       a    Mencatat topik permasalahan
       b.   Waktu dan tempat diskusi berlangsung
       c.   Mencatat jumlah peserta
       d.   Mencatat segala proses yang langsung dalam diskusi
       e.   Menuliskan kesimpulan atau hasil diskusi
       f.    Membuat laporan hasil diskusi
       g.   Mendokumentasikan catatan tentang diskusi yang telah dilakukan
4.    Peranan atau Tugas Peserta Diskusi
       a.   Mengikuti tata tertib dan aturan dalam diskusi
       b.   Mempelajari topik/permasalahan diskusi
       c.   Mengajukan pertanyaan, pendapat/sanggahan, usulan
       d.   Menunjukkan solidaritas dan partisipasi
       e.   Bersikap santun dan tidak emosional
       f.    Memusatkan perhatian
       g.   Turut serta menjaga kelancaran dan kenyamanan dalam diskusi
C.   Menyampaikan pendapat dan Gagasan Dalam Diskusi
Saat menyampaikan pendapat atau gagasan didalam diskusi, gagasan yang akan disampaikan harus sesuai dengan topik yang sedang dibahas. Pendapat harus bersifat logis, yaitu dapat diterima oleh akal disertai alasan-alasan serta bukti dan fakta-fakta sehingga pendapat yang dikemukan dapat meyakinkan peserta diskusi yang lain. Pendapat juga harus bersifat analitis, maksudnya pendapat disampaikan secara sistematis, teratur, dan mendalam serta tidak berbelit-belit. Selain itu, pendapat juga harus disampaikan secara kreatif yaitu, apa yang disampaikan merupakan hal yang baru dan bernilai tinggi atau berkualitas. Namaun semua pengungkapan gagasn, ide, atau usulan harus disampaikan dengan bahasa yang santun, jelas, tepat dan objektif.
D.   Menyampaikan Tanggapan atau Sanggahan di dalam Diskusi
Adalah wajar dalam setiap diskusi terjadi perbedaan pendapat. Perbedaan pendapat di dalam diskusi menyebabkan diskusi berkembang asalkan cara menyampaikan perbedaan tersebut dengan sikap yang toleran dan saling menghargai. Jika seseorang hendak mengajukan sanggahan atau penolakan atas pendapat serta usulan peserta diskusi yang lain, sanggahan dapat diungkapkan dengan memerhatikan hal-hal berikut.
(1)   Menyatakan permohonan maaf terlebih dahulu sebelum menyampaikan sanggahan              atau ketidaksetujuan.
(2)   Memberikan pujian atau penghargaan terhadap pendapat yang akan di tanggapi
(3)   Menyampaikan sanggahan atau tanggapan dengan alasan yang masuk akal
(4)   Sanggahan diusahakan menyempurnakan atau memberikan solusi alternatif terhadap          gagasan yang akan ditanggapi
(5)   Ungkapan-ungkapan yang merendahkan, seperti, tertolak, tidak masuk akal, pendapat         orang kampung, dan lain-lain harus dihindarkan.
Di bawah ini adalah contoh kata atau ungkapan yang dapat digunakan untuk memberikan tanggapan atau sanggahan atas pendapat orang lain.
1.      Maaf, saya kurang sependapat ....
2.      Barangkali bisa ditinjau kembali
3.      Masih ada yang kurang sesuai dengan topik permasalahan
4.      Saya kira masih ada pilihan lain misalnya ....
5.      Maaf, pendapat saya sedikit berbeda
Tanggapan bukan hanya memberi sanggahan, tapi juga mendukung ide, gagasan, atau  pendapat orang lain di dalam diskusi. Untuk menyampaikan persetujuan atau dukungan terhadap pendapat orang lain,perlu diperhatikan hal-hal berikut.
(1)   Peryataan dukungan diungkapkan dengan jelas,tidak berbelit-belit serta dengan                     bahasa yang santun.
(2)   Persetujuan juga diungkapkan dengan logis berdasarkan fakta dan alasan yang bisa             diterima.
(3)   Persetujuan disampaikan dengan wajar dan tidak berlebihan.
(4)   Dukungan harus diungkapkan secara objektif.
Di bawah ini adalah contoh ungkapan yang dapat dipergunakan untuk menyampaikan dukungan atau persetujuan.
1.      Pendapat anda sesuai dengan topik yang dibahas.
2.      Saya setuju dengan pendapat anda.
3.      Saya mendukung pendapat saudara.
4.      Apa yang saudara katakan sama dengan pemikiran saya.
E.    Menambil Simpulan dalam Diskusi
Tujuan diskusi adalah mencapai hasil berupa kesepakatan terhadap sesuatu atau pemecahan terhadap suatu masalah. Memberikan simpulan dalam diskusi merupakan tugas moderator. Namun untuk merumuskan simpulan, peserta diskusi dapat diikutsertakan agar simpulan yang diambillebih objektif atau valid.
Secara umum, simpulan dapat diambil dengan memulai penalaran deduktif maupun induktif. Dalam diskui, simpulan diambil dengan   berdasarkan hal-hal berikut.
(1)   Pendapat yang dapat diterima oleh semua peserta diskusi.
(2)   Data-data dan fakta yang benar dan dapat diterima kebenarannya oleh peserta diskusi.
(3)   Segala pendapat atu gagasan yang sama dan sejalan.
(4)   Voting atau mengambil suara terbanyak dari peserta diskusi yang hadir.
(5)   Simpulan dupayakan merupakan rumusan yang inofatif, solusif, dan implementatif.


BERNEGOSIASI YANG MENGHASILKAN DALAM KONTEKS BEKERJA

A.   Pengertian Negosiasi
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), negosiasi adalah : prose tawar-menawar dnegan jalan berunding guna mencapai kesepakatan bersama antara satu pihak dengan pihak lainnya; penyelesaian sengketa secara damai melalui perundingan antara pihak yang bersengketa. Dari pengertian tersebut,dapat kita simpulkan bahwa negosiasi adalah proses yang ditimbulkan oleh danya unsur dua pihak, perbedaan, dan keinginan untuk berunding. Negosiasi dapat diartikan pula kegiatan yang ditimbulkan oleh keinginan untuk memenangkan kemauan atau kepentingan sendiri karena terhambat oleh kepentingan pihak lain atau adanya pemikiran yang bertolak belakang. Pihak yang satu merasa konsep, gagasan, program, atau sesuatu yang diingini dianggap sudah benar, sementara pihak lain berpikiran sebaliknya. Dengan adanya perbedaan prinsip tapi berada dalam kepentingan dan tujuan yang sama, terjadilah negosiasi. Untuk mencapai negosiasi yang menghasilkan, perlu adanya penyampaian argumentasi yang kuat dan tak terbantahkan dengan kalimat yang menarik dan santun, diharapkan pihak lain, selain mengakui kebenaran pendapat yang dikemukakan juga tertarik pada penjelasan yang disampaikan sehingga bersepakat.
Kita harus memiliki kemampuan bernegosiasi untuk berbagai hal yang mungkin perlu dinegosiasikan. Kemampuan bernegosiasi juga diperlukan jika suatu saat kita terlibat dalam kegiatan bernegosiasi, seperti untuk kepenting organisasi pekerjaan, atau yang berhubungan dengan hajat orang banyak. Untuk dapat bernegosiasi dengan baik dan berhasil, beberapa hal berikut yang perlu kita perhatikan.
1.      Memahami persoalan yang akan dinegosiasikan
2.      Memiliki informasi dan data tentang persoalan yang akan dinegosiasikan sebagai                  bahan argumentasi
3.      Mengungkapkan gagasan atau pendapat dengan alasan yang rasional
4.      Menyampaikan penjelasan dengan kalimat yang menarik, efektif, dan santun
5.      Bersikap sabar dan terbuka menerima pendapat orang lain
6.      Berupaya meyakinkan mitra bicara tentang penting dan bergunanya hal yang kita                  negosiasikan secara santun
7.      Menghindari sikap menjatuhkan pendapat orang lain
8.      Memiliki beberapa alternatif konsep lain yang yang tak jauh beda bila konsep pertama          tak bisa diperjuangkan.
Di samping itu, kita harus banyak berlatih mengungkapkan pendapat melalui diskusi atau dialog. Dengan seringnya berlatih menyampaikan kalimat yang menarik dan santun, kita akan mudah serta terampil bernegosiasi.salah satu pelatihan untuk belajar bernegosiasi ialah seringnya mengikuti rapat-rapat dalam organisasi sekolah seperti OSIS.

B.    Bernegosiasi dalam Menyusun Program Kerja
Sebuah organisasi pasti memiliki program kerja sebagai acuan kegiatan selama kurun waktu tertentu. Program kerja berisi rencana-rencana kegiatan yang rutin dan insidental disertai jadwal atau waktu pelaksanaanya. Semua kegiatan biasanya dirancang berdasarkan tujuan serta visi dan misi organisasi tersebut. Di sekolah dan Organisasi Siswa Intra sekolah (OSIS) yang merupakan wadah seluruh kegiatan siswa terutam kegiatan ekstrakurikuler (ekskul). OSIS juga mempunyai program kerja yang berkaitan dengan kegiatan yang diindukinya, seperti, paskibra, pramuka, keagamaan, PMR, kesenian, atau olahraga. Setiap bidang kegiatan pada awal tahun membuat program kegiatan yang selanjutnya akan menjadi agenda/prgram kerja tahunan OSIS. Sebuah program kerja tidak serta merta dibuat dan dapat dilaksanakan, tetapi harus melalui perundingan dan pemufakatan di kalangan pengurus OSIS lainnya. Hal itu perlu sebab sebuah program kegiatan harus dipahami dulu latar belakang, tujuan, sasaran, tempat pelaksanaan, orang-orang yang melaksanakan, serta biaya yang dikeluarkan. Tak jarang sebuah program atau rencana kerja sebelum pembentukan panitia untuk dilaksanakan, perlu dirundingkan dulu. Sinkatnya, sebuah program harus dipelajari dengan cermat apakah rencana kerja atau kegiatan tersebut layak dilaksanakan dan tujuannya sesuai dengan visi dan misi organisasi. Selain itu, program kerja juga harus relistis, logis, dan ekonomis.
Dalam perundingan mengenai program kerj, ada program yang diterima ada juga  yang tertolak atau perlu direvisi bergantung pada argumentasi pihak pembuat program. Tentunya melalui tawar-menawar antara pengusul program dan pihak yang menolak. Tawar-menawar dalam merumuskan sesuatu itu wajar terjadi. Inilah yang disebut negosiasi.

C.   Bernegosiasi dengan Santun
Seperti juga dalam diskusi ada yang menyanggah suatu usulan dan ada yang mendukung, semua itu harus berakhir pada satu titik pertemuan pandangan yang melahirkan suatu simpulan. Demikian juga dengan negosiasi. Pada sebuah musyawarah atau perundingan, pada akhirnya harus menuju suatu keputusan yang damai dan dapat diterima semua pihak. Oleh sebab itu, proses bernegosiasi harus dilakukan dengan bahasa yang santun, menggunakan ungkapan yang tidak bernuansa konflik. Sanggahan yang diutarakan juga dengan alasan yang tepat dan dapat meyakinkan orang lain. Jika butuh sebuah perincian, kemuakan dengan lugas, dan tidak berputar-putar sehingga tidak membuat orang salah pengertian. Berikut ini contoh proses berdiskusi dan negosiasi dalam merumuskan suatu program kerja.
Saat berlangsungnya rapat OSIS SMK Nurul Iman, yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum OSIS dengan topik pembicaraan merumuskan program kerja 1 tahun. Pembicaraan alot terjadi ketika membahas kegiatan jambore latgab (latihan Gabungan) beberapa bidang ekskul yang dimotori oleh pengurus ekskul pramuka. Ada beberapa ekskul yang dilibatkan, seprti Majalah Dinding(Mading) dan KIR (Karya Ilmiah Remaja). Namun, bidang ekskul, khususnya PMR dan Paskibra, tidak setuju. Mereka menganggap kegiatan latgab, khusus untuk bidang ekskul tertentu saja. Jadi tidak semua bidang ekskul pantas menjadi peserta latgab.