Minggu, 22 November 2015

BERDISKUSI YANG BERMAKNA DALAM KONTEKS BEKERJA

Pada bab ini,kita akan mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan diskusi :
manfaat diskusi, tugas dan peranan unsur diskusi, cara menyampaikan pendapat, gagasan, sanggahan sesuai topik diskusi dengan tepat dan argumentatif; cara menghargai pendapat orang lain dalam diskusi, serta menyusun simpulan diskusi. Setelah mempelajari materi ini, diharapkan kita dapat memahami proses diskusi dan dapat terlibat aktif dalam diskusi yang meliputi kemampuan menyampaikan pendapat serta alsan yang logis, memberikan sanggahan yang santundan tepat sesuai topik diskusi, dapat menghargai pendapat orang lain, dan dapat menyusun simpulan diskusi dengan tepat.
A.   Diskusi dan Manfaatnya
Untuk mengadakan sebuah diskusi harus dipersiapkan terlebih dahaulu unsur-unsur berikut.
(1)  Unsur manusia, yaitu moderator atau pemimpin diskusi, penyaji/ narasumber /                       pemrasaran/ pembicara, notulis/ sekretaris, dan peserta diskusi jika diskusi tidak dihadiri      pembicara,orang yang bertugas membahas masalah adalah moderator selaku pemimpin      diskusi.
(2)  Unsur materi, seperti topik diskusi atau permasalahan,dan tujuan atau saran.
(3)  Unsur fasilitas, seperti ruangan atau tempat, perlengkapan, misalnya meja, kursi, papan        tulis dan kertas.
Diskusi dapat diartikan dengan kegiatan bertukar pikiran secara lisan. Diskusi biasanya dilakukan karena ada masalah atau persoalan yang perlu dibahas atau dipecahkan. Diskusi secara umum bertujuan untuk mencari solusi atau penyelesaian suatu masalah secara teratur dan terarah. Yang dimaksud teratur dan terarah ialah semua unsur-unsur yang ada di dalam diskusi berfungsi, baik peserta, pembicara, atau moderator menjalankan tugasnya dengan baik, saling bertukar pikiran secara aktif dan santun untuk mencapai kesepakatan atau penyelesaian yang baik. Diskusi yang baik akan membawa manfaat yang baik. Manfaat diskusi ialah :
(1)   Membiasakan sikap saling menghargai
(2)   Menanamkan sikap demokrasi
(3)   Mengembangkan daya berpikir
(4)   Mengembangkan pengetahuan dan pengalaman
(5)   Mewujudkan proses kreatif dan analitis
(6)   Mengembangkan kebebasan pribadi
(7)   Melatih kemampuan bicara
B.    Tugas dan Peranan Unsur Diskusi
Setiap unsur-unsur di dalam diskusi memiliki tugas dan peranannya masing-masing. Agar diskusi bisa berjalan dengan lancar maka setiap unsur diskusi  harus menjalankan tugas dan peranannya tersebut dengan baik. Tugas unsur-unsur diskusi adalah sebagai berikut.
1.    Tugas Moderator/Pemimpin Diskusi
        a.   Menyiapkan pokok masalah yang akan dibicarakan
        b.   Membuka diskusi dan menjelaskan topik diskusi
        c.   Memperkenalkan komponen diskusi terutama pembicara jika ada unsur                                 pembicara/penyaji
        d    Membuat diskusi menjadi hidup atau dinamis
        e.   Mengatur proses penyampaian gagasan atau tanya jawab
        f.    Menyimpulkan diskusi dan membacakan simpulan diskusi
        g.   Menutup diskusi
2.    Tugas Pembicara
       a.   Menyiapkan materi diskusi sesuai topik yang akan dibahas
       b.  Menyajikan atau pembahasan materi atau menyampaikan gagasan-gagasan serta                pandangan yang berkaitan dengan topik diskusi
       c.   Menjawab pertanyaan secara objektif dan argumentatif
       d.   Menjaga agar pertanyaan tetap pada konteks pembicaraan
3.    Tugas dan Peranan Notulis
       a    Mencatat topik permasalahan
       b.   Waktu dan tempat diskusi berlangsung
       c.   Mencatat jumlah peserta
       d.   Mencatat segala proses yang langsung dalam diskusi
       e.   Menuliskan kesimpulan atau hasil diskusi
       f.    Membuat laporan hasil diskusi
       g.   Mendokumentasikan catatan tentang diskusi yang telah dilakukan
4.    Peranan atau Tugas Peserta Diskusi
       a.   Mengikuti tata tertib dan aturan dalam diskusi
       b.   Mempelajari topik/permasalahan diskusi
       c.   Mengajukan pertanyaan, pendapat/sanggahan, usulan
       d.   Menunjukkan solidaritas dan partisipasi
       e.   Bersikap santun dan tidak emosional
       f.    Memusatkan perhatian
       g.   Turut serta menjaga kelancaran dan kenyamanan dalam diskusi
C.   Menyampaikan pendapat dan Gagasan Dalam Diskusi
Saat menyampaikan pendapat atau gagasan didalam diskusi, gagasan yang akan disampaikan harus sesuai dengan topik yang sedang dibahas. Pendapat harus bersifat logis, yaitu dapat diterima oleh akal disertai alasan-alasan serta bukti dan fakta-fakta sehingga pendapat yang dikemukan dapat meyakinkan peserta diskusi yang lain. Pendapat juga harus bersifat analitis, maksudnya pendapat disampaikan secara sistematis, teratur, dan mendalam serta tidak berbelit-belit. Selain itu, pendapat juga harus disampaikan secara kreatif yaitu, apa yang disampaikan merupakan hal yang baru dan bernilai tinggi atau berkualitas. Namaun semua pengungkapan gagasn, ide, atau usulan harus disampaikan dengan bahasa yang santun, jelas, tepat dan objektif.
D.   Menyampaikan Tanggapan atau Sanggahan di dalam Diskusi
Adalah wajar dalam setiap diskusi terjadi perbedaan pendapat. Perbedaan pendapat di dalam diskusi menyebabkan diskusi berkembang asalkan cara menyampaikan perbedaan tersebut dengan sikap yang toleran dan saling menghargai. Jika seseorang hendak mengajukan sanggahan atau penolakan atas pendapat serta usulan peserta diskusi yang lain, sanggahan dapat diungkapkan dengan memerhatikan hal-hal berikut.
(1)   Menyatakan permohonan maaf terlebih dahulu sebelum menyampaikan sanggahan              atau ketidaksetujuan.
(2)   Memberikan pujian atau penghargaan terhadap pendapat yang akan di tanggapi
(3)   Menyampaikan sanggahan atau tanggapan dengan alasan yang masuk akal
(4)   Sanggahan diusahakan menyempurnakan atau memberikan solusi alternatif terhadap          gagasan yang akan ditanggapi
(5)   Ungkapan-ungkapan yang merendahkan, seperti, tertolak, tidak masuk akal, pendapat         orang kampung, dan lain-lain harus dihindarkan.
Di bawah ini adalah contoh kata atau ungkapan yang dapat digunakan untuk memberikan tanggapan atau sanggahan atas pendapat orang lain.
1.      Maaf, saya kurang sependapat ....
2.      Barangkali bisa ditinjau kembali
3.      Masih ada yang kurang sesuai dengan topik permasalahan
4.      Saya kira masih ada pilihan lain misalnya ....
5.      Maaf, pendapat saya sedikit berbeda
Tanggapan bukan hanya memberi sanggahan, tapi juga mendukung ide, gagasan, atau  pendapat orang lain di dalam diskusi. Untuk menyampaikan persetujuan atau dukungan terhadap pendapat orang lain,perlu diperhatikan hal-hal berikut.
(1)   Peryataan dukungan diungkapkan dengan jelas,tidak berbelit-belit serta dengan                     bahasa yang santun.
(2)   Persetujuan juga diungkapkan dengan logis berdasarkan fakta dan alasan yang bisa             diterima.
(3)   Persetujuan disampaikan dengan wajar dan tidak berlebihan.
(4)   Dukungan harus diungkapkan secara objektif.
Di bawah ini adalah contoh ungkapan yang dapat dipergunakan untuk menyampaikan dukungan atau persetujuan.
1.      Pendapat anda sesuai dengan topik yang dibahas.
2.      Saya setuju dengan pendapat anda.
3.      Saya mendukung pendapat saudara.
4.      Apa yang saudara katakan sama dengan pemikiran saya.
E.    Menambil Simpulan dalam Diskusi
Tujuan diskusi adalah mencapai hasil berupa kesepakatan terhadap sesuatu atau pemecahan terhadap suatu masalah. Memberikan simpulan dalam diskusi merupakan tugas moderator. Namun untuk merumuskan simpulan, peserta diskusi dapat diikutsertakan agar simpulan yang diambillebih objektif atau valid.
Secara umum, simpulan dapat diambil dengan memulai penalaran deduktif maupun induktif. Dalam diskui, simpulan diambil dengan   berdasarkan hal-hal berikut.
(1)   Pendapat yang dapat diterima oleh semua peserta diskusi.
(2)   Data-data dan fakta yang benar dan dapat diterima kebenarannya oleh peserta diskusi.
(3)   Segala pendapat atu gagasan yang sama dan sejalan.
(4)   Voting atau mengambil suara terbanyak dari peserta diskusi yang hadir.
(5)   Simpulan dupayakan merupakan rumusan yang inofatif, solusif, dan implementatif.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar